Leave a comment

Depapepe on stage..mereka diujung lautan smartphone tu..hahaaha.. – at The 34th Jazz Goes To Campus Festival

View on Path

Leave a comment

Memanjakan telinga…^^v #JGTCFestival – at The 34th Jazz Goes To Campus Festival

View on Path

Leave a comment

Mmmmhhh, solidaritas ya..kita liat aja nanti apa hasilnya..semoga gak dapat capeknya doank ya..

View on Path

Hardbrick di Sony XPERIA Ion (LT28i)

1 Comment

Xperia Ion (LT28i) codename : Aoba

Xperia Ion (LT28i) codename : Aoba

Dalam dunia android udah wajar aja kalau user melakukan rooting device, unlock bootloader, ubah setting system, install custom ROM dll. Dan ini yang selalu aku lakukan di setiap device yang pernah aku punya gak peduli itu device garansinya bakal void atau gak.

Dan hal diataslah yang aku lakukan pada si Aoba. Kalau soal rooting, unlock bootloader, edit script dikit-dikit atau install custom room sih gak ada masalah udah ada pengalaman dari devices terdahulu. Masalah muncul waktu iseng-iseng overclock device ini dari 1.5Ghz ke 2.5Ghz (hahahahahha, eksperimen gila jangan ditiru ya).

Awalnya device ini aman-aman aja sampai pada suatu pagi Aoba tiba-tiba mati padahal baterai full (gak full-full amat sih), coba dihidupin tetap gak bisa, di charge lampu indikator sama sekali gak nyala dan itu tandanya kalau si Aoba kena HARDBRICK…Aaaarrrgghh, panik menyerang!!!

JANGAN PANIK!!!
More

Tutorial : Menambahkan System Monitor Indicator pada Unity di Ubuntu 11.10

2 Comments

Ubuntu 11.10 adalah distro yanga baru saja aku geluti selama 1 minggu ini. Banyak hal yang sudah menjadi kebiasaan di Ubuntu yang lama (dengan Gnome Classic) yang tidak ada di Oneiric, misalnya saja System Monitor, biasanya aku selalu menambahkan tool tersebut di panel bagian atas pada Gnome Classic, tapi di Unity kita tidak bisa menambahkan berbagai applet semudah ketika menggunakan Gnome Classic.

Karena ketergantungan dengan System Monitor akhirnya aku mencari cara agar System Monitor itu dapat dilihat pada panel bagian atas. Berikut adalah langkah-langkah untuk menambahkannya. More

5 Hari Bersama Unity Desktop Environment

Leave a comment

Berawal dari dapat warisan dari kakakku berupa laptop Acer Aspire 4736 dan hal yang pertama kali terlintas dipikiran adalah memigrasikan laptop tersebut ke Linux. Sebenarnya distro yang terlintas pertama kali ada Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal) karena masih ada Gnome Classic sebagai desktop environment. Tapi karena masalah backlight (Solusi Brightness Key Acer Aspire 4736 Pada Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot))yang tidak menyala akhirnya Aku mencoba menggunakan Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot) untuk pertama kalinya. More

Solusi Brightness Key Acer Aspire 4736 Pada Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot)

1 Comment

Beberapa hari lalu aku mendapatkan sebuah laptop warisan dari kakakku, laptop itu adalah Acer Aspire 4736. Dari segi kemampuan laptop ini sudah cukup buatku mengingat spesifikasi laptop ini lebih tinggi dari laptopku yang rusak yaitu Acer Aspire 4520.

Begitu menerima laptop ini yang ada di otakku adalah langsung memformat seluruh data dan menginstall Linux di dalamnya, dan pilihan pertama jatuh pada Linux Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal) mengingat itu terakhir kalinya Ubuntu menggunakan Gnome Classic. Namun semuanya tak sesuai harapan karena backlight laptop tidak menyala setelah diinstall dan brightness key-nya pun tidak aktif setelah googling di yahoo (hehehe) ketemu solusi untuk mengaktifkan backlight, tapi backligt berada pada kecerahan paling tinggi sehingga membuat sakit di mata. More

Older Entries

%d bloggers like this: